Esai Kecil: Memilih Statistika Inferensial
Statistik Inferensial merupakan metode perhitungan data menggunakan rumus statistik dengan hasil kesimpulan secara umum terkait populasi berdasarkan sampel yang telah di analisi. Asosiasi statistik inferensial mengarah pada kesimpulan dari hubungan antara variabel dalam populasi.
a.
Pemilihan Statistika
Inferensial
Terdapat 8 langkah uji statistik yang tepat
dan sesuai dapat dilihat pada bagan 1:
b. General Linear Model (GLM)
salah satu model
linear untuk mengetahui adanya pengaruh perubahan suatu nilai berdasarkan
faktor. Regresi linier sederhana maupun berganda sama dengan GLM, perbedaannya
pada faktor yang berpengaruh pada variable berupa sekumpulan sampel yang
dikelompokkan. Berikut ini merupakan bentuk umum GLM:
Y = Xβ + ε
dimana,
a = Konstanta (titik potong Y)
β0 = Koefisien dari variable X
Y = Variabel dependen
X = Variabel Independen
Ɛ = Error
Tahapan dalam model linear umum
pada pemilihan statistik inferensial dalam penelitian yaitu 1) Identifikasi
variable dan pengukurannya, 2) Menentukan jenis pertanyaan penelitian dan
memilih statistik yang sesuai, 3) Interpretasi Statistik.
c. Interpretasi Hasil Uji Statistik
Sebelum uji
hipotesis atau uji interval confidence intervals, disarankan untuk menguji apakah
perbedaan rata-rata (effect size) yang diperoleh memiliki kepentingan praktis
atau teoritis. Selain signifikansi statistik, effect size penting untuk
diketahui agar memperoleh informasi kekuatan atau ukuran hasil antara variabel
independen dan variabel dependen. Tahapan dalam menginterpetasi statistik
inferensial dalam penelitian yaitu 1) menolak atau menerima hipotesis nol
berdasarkan perhitungan nilai signifikansi p, 2) menentukan nilai effect size
melalui pendekatan asosiasi (r) dan perbedaan (d), serta 3) menentukan besar “pengaruh”
dengan mengacu pada tabel r family dan tabel d family.
d. Contoh Cara Memilih Dan Menafsirkan Statistik Inferensial
Ada empat cara
untuk memilih dan menafsirkan statistik inferensial yaitu: 1) mengidentifikasi
variabel dan pengukurannya; 2) mengidentifikasi pertanyaan penelitian yang
memungkinkan; 3) menentukan jenis pertanyaan penelitian dan memilih statistik
yang sesuai; dan 4) interpretasi statistik berupa penerimaan/penolakan hipotesis
nol, arah pengaruh, dan ukuran pengaruh.

Comments
Post a Comment