Pertemuan Ketiga Uji Validitas dan Reliabiltas
Judul Artikel: Validity and Reliability to Instruments of Student's Initial Competence for Development of Physics Learning Games Integrated with Scientific Literacy
R. Afrizon, Hidayati, and L. Novitri (2022)
1. Analisis Novelty
Adanya pandemi covid-19 pembelajaran fisika dilaksanakan secara online dinilai kurang efektif karena media belajaran yang monoton. Pembelajaran online merupakan media yang bisa digunakan untuk belajar pada masa ini. Tapi, terdapat kekurangan misalnya peserta didik sulit memahami materi, penyampaian materi yang membosankan, dan tidak efektif. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang dilakukan secara online dan tidak membosankan misalnya dengan game. Dengan game, siswa dapat beraktivitas fisik dan kognitif yang tidak membosankan. Pengembangan game dalam pembelajaran yang mengandung literasi sains akan menjadi solusi ketika lulus uji validitas dan realibilitas. Oleh karena itu tujuan artikel ini untuk mengetahui validitas dan realibilitas instrument kopetensi dasar pada siswa untuk mengembangkan game pembelajaran fisika yang mengandung literasi sains.
2. Analisis Statistika Inferensial
a. Validitas
Untuk pengujian validitas, digunakan kriteria sebagai berikut: jika valid, maka rhitung > 0,30 dan jika tidak valid, maka rhitung < 0,30.
Reliabilitas dapat diartikan bahwa suatu instrumen dapat mengukur sesuatu secara konsisten. Untuk uji reliabilitas menggunakan kriteria sebagai berikut: (a) nilai alpha di atas 0,75 adalah reliabilitas tinggi; (b) 0,50 hingga 0,75 tergolong reliabilitas sedang; (c) di bawah 0,5 umumnya menunjukkan skala reliabilitas rendah. Hasil analisis Reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS dapat dilihat seperti pada Tabel 2.
Tabel 2. Statistik Reabilitas
Jurnal: https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/2309/1/012098


Comments
Post a Comment